Bangga Jadi Petani

“Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Muslim Hadits no.1552)

Jumat, 27 Desember 2013

Penyakit fisiologis mal nutrisi unsur hara madya pada tanaman budidaya



Penyakit fisiologis mal nutrisi unsur hara Mg , Ca , S



A.Kekurangan Magnesium (Mg)
ion magnesium terdapat pada setiap molekul klorofil juga berfungsi dalam pembentukan klorofil untuk fotosistesis.
            Walupun jumlahnya sedikit yang didistribusikan kejaringan tanaman mg berfungsi dalam sistem enzim yang terlibat dalm metabolisme karbohidrat , sifatnya mirip kalium dan mudah dipindah dari jaringan satu ke jaringan lain oleh tanaman.
            kandungan mg pada setip tanah berbeda, tanah berpasir minim akan mg , dan juga tergantung pada batuan pembentuk tanah. Ada 4 tingkatan ringan, sedang ,berat dan berat sekali menyebabkan klorosis pada tepi daun , dalam atau seluruh daun.gejala berkembang dari bawah keatas.kekurangan juga dikarenakan penggunaan kalium yang berlebihan
Ciri gejala kekurangan Mg:
-      pada tanaman jagung terdapat garis lurus yang jelas dengan warna kuning atau garis putih lurus sejajar dengan tulang daun
-        daun menjadi hijau pucat atau kuning pucat (mg penyusun pigmen klorofil)
-        klorosis antara urat daun diikuti bintik dan kematian jaringan
-        sering terbentuk garis
kelebihan magnesium akan mengintervensi K , Ca , Fe , Mn , dan mengganggu pertumbuhan akar dan daun , kebutuhan per hectare +- 12 -29 kg.

B.Kekurangan Calsium (Ca)
            Calsium digunakan untuk membentuk dinding sel ,juga dapat menolong keracunan Aluminium pada tanaman, calsium membantu dalam pemanjangan akar .Calsium tidak dapat berpindah dari bagian satu kebagian lainnya
Cirinya :
-     akan mencegah terbentuknya daun baru,juga mencegah pertumbuhan tepi daun , akibatnya daun menggulung
-        pertumbuhan akar tidak optimal
-        tanaman tampak layu
-        daun muda melengkung kekuningan
-        bagian bawah tanaman hijau pucat

kelebihan kapur juga tidak baik daun akan klorosis  dan mengintervensi besi (Fe), untuk mengurangi klorosis kelebihan kapur gunakan garam besi atau  penyemrotan besi sulfat pada tanaman .

C.Kekurangan Belerang (S)
            berperan penting dalam pembentukan protein, tidak digunakan untuk menyintesa persenyawaan organic, belerang juga sebagai statter enzim pada tanaman dan menghambat pembentukan semua asam amino
cirinya;
-        daun klorosis pada daun muda
-        pertumbuhan kurus dan tinggi
-        seluruh tanaman menjadi kuning , daun muda klorosis sampai putih


 jika ter jadi kelebihan belerang pupuk dengan nitrogen .

demikianlah sekilas penjelasan saya maaf jika ada kekurangan, jika teman ingin menambahkan informasi silahkan apalagi kritik , dan jika ini bermanfaat share pada teman  yang lain agar informasi ini bermanfaat , terimakasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perhatian

Bagi sahabat dumay yang menggunakan teks dan gambar didalam blog ini , mohon kiranya sahabat mencantumkan link blog ini ya , terima kasih atas perhatiannya dan semoga anda sukses .

Budidaya Tanaman Yang sering Dibaca Pengunjung

Buah Tanaman

//